Hi there,

Sudah lama sejak terakhir kali kita berbagi cerita. Kali ini aku akan berkisah tentang sebuah Hati yang dikalahkan oleh Akal ( bukan Akal dikalahkan oleh Hati ).

Mungkin dalam kebanyakan kasus, seringkali Akal yang dikalahkan oleh Hati. Tapi berbeda dengan cerita yang dimulai beberapa tahun yang lalu ini. Ada masanya akal menjadi begitu dominan sehingga mengesampingkan pendapat dari hati. Merasa semuanya akan baik-baik saja jika kita mau melihat sisi baik dan semua dampak positifnya. Akal akan mulai membuat banyak hukum sebab-akibat untuk meyakinkan Hati bahwa semuanya baik-baik saja dan akan berjalan dengan baik.

Tapi apa yang terjadi setelah itu, lama kelamaan hati mulai kedinginan hingga lupa bagaimana rasanya merasa. Hati akan mulai bingung tentang apa itu rasa dan menjadi irasional karenanya. Hati lupa bagaimana caranya menjadikan hidup lebih bergairah dengan alasan-alasan sederhana. Lama kelamaan segala sesuatunya tidak lagi tersentuh oleh keajaibab Hati. Sehingga tinggal lah angka-angka atau silogisme yang dipaksakan oleh Akal.

Entah baik atau buruk, pada saat tulisan ini dibuat, sang Hati mulai memberanikan¬† diri untuk muncul dengan logika nya yang tidak pernah bisa diterima oleh akal. Teriakan nya yang mengatakan bahwa disana terlalu dingin mulai menggoyahkan sikap vokal dari sang Akal selama ini. Hingga akhirnya dibuatlah keputusan itu. Keputusan yang selama ini sangat ditakutkan oleh akal. Keputusan yang selama ini selalu didalihkan dengan kata “terlanjur”, “sayang”, “sisi baik”, dan lain-lain.

Seperti itulah kisah akal dan hati saat ini. Semoga dengan bangkitnya hati dapat membuat kisah ini menjadi lebih berimbang.

Jatinangor, 12 Januari 2018

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: