Welcome to Aandeel !

Selamat datang di Aandeel. Disini saya berbagi tentang apa yang saya pikirkan dan apa yang saya temukan dalam perjalanan kehidupan.

So, let’s enjoy it.

Iklan
Sampingan

Disiplin adalah Sebuah Kebebasan

 

timemanagement_1600x900

Alkisah di dalam sebuah hutan, hiduplah seekor lebah bernama Bee. Bee adalah seekor lebah yang  sangat menikmati hidupnya. Setiap hari dia pergi mencari nektar lalu ia mengumpulkan semua itu di sarangnya sehingga menjadi madu. Suatu hari ada seekor beruang yang sangat kelaparan dan ingin memakan madu. Lalu bertemulah sang beruang dengan sarang yang selama ini dihuni oleh Bee. Ketika sang beruang mulai menyerang sarang lebah, tanpa berpikir panjang Bee langsung menyengat sang beruang. Malang nasib Bee, dia tidak tahu bahwa setelah dia menyengat sang beruang, dia akan kehilangan bagian tubuhnya yang akan membuat dia kehilangan cairan. Akhirnya Bee pun mati.

Baca lebih lanjut

Sampingan

(Ignition) – Gerakan Nasional 1000 Startup Digital

besok-kominfo-luncurkan-gerakan-nasional-1000-technopreneur-apwogp7hjg

Beberapa hari yang lalu saya berkesempatan untuk mengikuti kegiatan iginition dari Gerakan Nasional 1000 Startup Digitial di Bandung. Dalam kegiatan ini terdapat beberapa sesi yang sangat inspiratif mengengai beberapa hal fundamental yang harus tertanam dalam jiwa seseorang yang ingin membangun sebuah startup. Berikut adalah beberapa insight yang saya dapatkan selama mengikuti kegiatan kali ini.

Entrepreneurial Mindset

Indonesia adalah bangsa yang memiliki banyak sekali potensi. Akan tetapi potensi hanyalah tinggal postensi jika manusia-manusia yang hidup di dalamnya tidak melakukan aksi. Seharusnya Indonesia dapat mejadi pemain besar di asia tenggara, bahkan asia. Namun frase “bangsa aduh” masih melekat pada negeri ini, mengutip dari perkataan koh Yansen. Oleh sebab itu, kita harus mulia bergerak dengan jiwa enterpreneur dan menyelesaikan permasalahan di bangsa ini.

Building Entrepreneurial Ecosystem

Ketika hendak menjalankan sesuatu, kita harus membangun ekosistemnya terlebih dahulu. Proses yang dilakukan oleh Gerakan Nasional 1000 Startup Digital adalah dalam upaya membangunan ekosistem tersebut. Alamanda Shatika, sebagai seorang mantan VP Production di GOJEK, memaparkan bahwa ada beberapa hal yang dapat menjadi pegangan ketika akan membangun sebuah startup, antara lain Disruptive Innovation, Data Beats emotion, and Problem is oportunity. Dengan mempertimbangkan beberapa hal tersebut, diharapkan kita mampu membangun ekosistem startup dengan baik.

Don’t Start a Business, Solve a Problem

Dalam Gerakan Nasional 1000 Startup Digital, kita tidak dituntut untuk membangun sebuah bisnis. Solve the Problem First, and money will come to you. Gerakan ini mengedukasi pesertanya dalam memahami design thinking, validasi ide, serta membuat model bisnis yang baik. Ketika kita mampu menyelesaikan suatu permasalahan yang ada masyarakat, maka mereka akan dengan mudah mengeluarkan rupiahnya untuk menyelesaikan masalah tersebut. Maka fokuslah dalam menyelesaikan suatu masalah.

Innovating with Creativity

Dalam membangun sebuah startup kita juga harus terus berinovasi. Kreativitas adalah salah satu poin penting yang harus dikedepankan dalam hal ini. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam melakukan inovasi. Sebut saja target market, competitive advantage, early adapter dan memunculkan konten kreatif. Proses discovery dalam pengembangan startup dapat diimplementasikan dengan berbagai jenis model pembangunan startup. Dalam sesi ini, Arief Widhiyasa, CEO dari Agate Studio merekomendasikan buku-buku Jim Collins untuk diabaca oleh para calon founder startup.

How to Think like a Founder

Lalu bagaimana seharusnya seorang Founder berpikir? Ada beberapa sifat yang harus dimiliki oleh seorang founder. Diantaranya adalah pantang menyerah, berpikir jangka panjang, dan jangan merasa paling pintar. Seorang founder harus terus belajar, mampu mendengar kebutuhan konsumen dan mampu berpikir kreatif dalam menyelesaikan masalah. “To change the thing by the way you thing”.

Demikianlah beberapa poin penting yang disampaikan pada tahap ignition gerakan nasional 1000 startup digital. Semoga bagi siapapun yang belum berkesempatan hadir dalam tahap igniton, setelah membaca tulisan ini, tergerak hatinya untuk membagun Indonesia yang lebih baik. Salam 🙂

Night

It was a night before everything was started. It was a night before you told me everything would be OK. It was a night before I thought it was my last word. It was a night before I knew. It was a night that would be forgotten.

I thought everything would be alright after I told it you. My decision brought me into complicated situation. You didn’t understand it. You didn’t try to figure out what was the problem. However, it was not your fault.

I blamed my self after the night. I was selfish and didn’t think about others. I didn’t think about you. So, let me lying down tonight. Darker with the night.

Byōsoku 5 Centimeter (5 Centimeter per Second)

Kita dipertemukan di sekolah itu. Aku dan engkau dari suatu tempat yang jauh. Tubuh kita yang sering sakit-sakitan pada saat itu membuat kita jarang bermain di tempat selain perpus. Itu membuat kita menjadi teman alami, sejak saat itu. Caramu untuk berada di sampingku membuat diri ini benar benar merasa nyaman. Hingga menimbulkan sakit saat mengetahui kau harus pergi jauh dariku, ikut pindah(lagi) bersama kedua orang tuamu. Kita pun terpisah kembali.

***

Hari itu kau datang sebagai murid pindahan baru. Aku merasakan ada yang berbeda dari. Aku pun menyusun segala agenda dan jalan hidupku agar terus bisa berada di dekatmu. Namun semakin hari aku semakin sadar. Kau selalu melihat jauh ke suatu tempat. Hingga kau tak pernah menyadari aku disini. Maka kumohon, berhentilah bersikap baik kepadaku. Mulai saat ini aku akan melakukan hal terbaik yang bisa aku lakukan. Walaupun hanya sedikit.

***

Waktu telah jauh meninggalkan hari-hari itu. Semakin lama aku merasa bahwa kesempatan ku semakin sirna. Dan benar saja semuanya kini menjadi nyata. Bukan jarak ternyata yang telah menjauhkan kita. Tapi waktu. Bahkan ketika kita saling berpapasan, dan jarak kita tak lagi begitu jauh, kau tak lagi bisa melihatku. Sepertinya aku telah hilang dari ingatan mu.

Satu lagi anime Jepang bernuansa romance yang telah menyisakan haru. Bagi yang penasaran silahkan tonton ya filmnya. Hehehe 😀
Pagi yang baru – Jatinangor, 20 Agustus 2016

Ano Hana

​Terimakasih untuk masa kecil yang begitu menyenangkan. Terimakasih telah membawaku ke kehidupan kalian. Sehingga saat ini aku bisa menyebut “kita”. 
Kau yang pertama kali menyapaku di kelas saat itu. Menarik ku ke dunia yang tak pernah aku bayangkan sebelumnya. Disini awalanya terasa begitu sepi. Tanpa teman, tanpa seorang pun yang peduli. Tapi semua berubah sejak aku bersama kalian. Tak ada yang sempurna. Disana ada canda, ada marah, ada tawa, ada air mata. Tapi bagiku kalian tetap yang terbaik. Membuat aku merasa lebih hidup saat itu.

Kini kalian telah beranjak dewasa. Tak banyak lagi kata “kita”. Aku telah hilang bersama kematian ku di sungai itu. Hanya kau satu-satunya yang masih dapat melihatku. Menjadi temanku untuk bicara. Membiarkan kehidupan mu terlihat berantakan karena dianggap orang gila, sebab hanya kau yang dapat melihatku. Aku rindu dengan teman-teman masa kecil kita dulu. Aku rindu dengan semua yang kita lakukan dulu.

————–

Mungkin itu adalah sepenggal cerita yang dikisahkan di film ini. Bagi yang berminat silahkan tonton filmnya ya hehehe 😀

Teringat seorang kawan – Jatinangor, 19 Agustus 2016

(Bukan) Sajak Biasa

Mungkin ini (bukan) sajak biasa. Sajak yang hadir di tengah kesendirian karena meratapi luka. Aku tak bercanda, luka ini bukan luka biasa. Sakitnya bisa pergi dan datang tiba-tiba. Entah kapan akan ku dapat penawarnya.

Kali ini aku benar-benar sendiri. Sendiri dalam istilah dunia materi. Hahaha, suatu saat kau akan mengerti. Terkadang hal seperti ini yang bisa membuat aku semakin mengenal diri.

Percayalah, ini semua bukan tentang mu. Tak ada rasa bersalah ataupun rasa keliru. Ini semua tentang diriku.

Entahlah. Entah sampai kapan aku akan terus berada pada siklus ini. Sesungguhnya. Aku percaya, suatu hari nanti akan ada penangkalnya. Aku hanya sedang rindu bersajak ria pada sore ini. Maaf bila semua ini mengganggumu.

Sepertinya memang benar, aku perlu menuliskan sebuah cerita baru. Sastra sepertinya adalah salah satu kebutuhan hidupku. Berkecamuk dengan perasaan sendiri terkadang membuatku merasa lebih hidup. Aneh memang. Hahaha. Selera bukan sesuatu yang harus diperdebatkan bukan.

Terimakasih kasih langit biru. Terimakasih pasir dan debu.

Bersama kuda di bukit ambacang – Bukittinggi(perbatasan), 28 Juli 2016